Riset - Riset Raw Food dan Penyakit

Penelitian Pada Berbagai Kondisi :

*Raw Food & Diabetes

1. Study report on effect of yile Grain and vegetable powder on glycometabo lism of type 2 diabetes patients.
Dangfong hospital of Beijing chinnese traditional Medican universitas 

Pemberian makanan mentah (berisi 45 jenis pangan mentah organik) pada 30 pasien DM tipe 2 selama 12 minggu berhasil menurunkan secara nyata kadar gula darah puasa, gula 2 jam pp dan gejala-gejala klinis diabetes tanpa ditemukan efek toksin pada hati dan ginjal dan efek-efek pemburukan lain.

2. The effect of Natural Raw Food on Diabetic and Hypercholesterm Patients
Basuri, lanny dewi and Rony senjaya, Mutiara Gading Health clinic. Jakarta

Pemberian Raw Food selama 6 minggu pada pasien Diabetes dan Hiperlipidemia dapat menurunkan kadar gula darah puasa dan kadar HbA1C. Selain itu juga terjadi penurunan kadar kolestrol total, LDL dan trigliserida.

3. Saenghik, a Formulated Health Food, Decreases Blood Glucose and Increas es Survival Rate in Streptozotocin-Induced Diabetic Rats

Meesook Kim,1 Eul-Sang Kim,1 Mi-Hyoun Park,2 Sung-Joo Hwang, 2 and Yoonhwa Jeong 11 Departemen of food Science and Nutrition, Dankook University; and 2R&D Center Eromlife Co. Ltd, Seoul, Korea Journal of Medicinal Food. J Med Food 7 (2) 2004, 162-167. Mary Ann Liebert Inc, and Korean Society Of food Science and Nutrition.

Konsumsi Raw Food tidak saja dapat menurunkan kadar gula, tetapi juga memperpanjang  usia harapan hidup penderita diabetes. Riset selama 168 hari masih di akhiri perlakuan riset 50% tikus penderita diabetes yang di berikan Raw Food masih bertahan hidup. Sedang yang tidak diberi raw food 50% nya mati pada hari ke-49 dan hari ke-118 sudah mati semua

*Raw Food & Fatty Liver
Improve effect of Saengshik on partient With Fatty liver and Hyperlipidemia In Murine.

Song Mi Kyung;Hang Seong Gil; Hwang, Sung Joo; park, Ock Jin; park, Min Hyun. Erom life R&D centre, Erom life Corporation, Seoul, 135-010, Korea. Department of Food and Nutrition, Hannam University, Daejeon, 306-791, Korea.

Pemberian Raw Food 2 kali sehari selama 3 bulan pada pasien Fatty Liver (Pelemahan Hati) non alkoholik berhasil memperbaiki kondisi pelemakan hati yang ditandai dengan penurunan AST (SGOT), gamma GT, ALP (SGPT) hingga kisaran normal. Pemberian Raw Food juga memperbaiki metabolisme lemak dan menurunan IMT/BMI pasien (berat badan turun).

*Raw Food dan Kanker/Kemoterapi
1. Effect of Saengshik on Azoxymethane-induced Colon Carcinogenesis and Colonic mucosa Inflammatory Responses in F344 Rats

Hwa-young Kim, Seong-ae lee, Joong-hark kim, Ji-sang Chung, Mi-hyoun Park, Sung-Joo Hwang and Seong-gil Hong. Erom R&D center. Cancer Prevention Reseacrh, 2008.

Pemberian Raw Food / makanan mentah selama 11 minggu pada yikus yang telah diinduksi kanker kolon (usus besar) dapat menekan perkembangan sel kanker (uji Aberant Crypt Foci / AFC), Meredam / menghambat inflamasi mukasa dinding kolon dengan cara menekan ekspresi "colonic mucosa COX- 2 mRNA", menekan aktivitas COX dan menurunkan kadar PGE2 plasma.

2. Raw Versus Cooked Vegetables and Cancer Risk

(Raw Versus Cooked Vegetables and Cancer Risk.Lilli B & Jhon D.Potter. Cancer Epidemiol ogy, mailman School og Punlic Health, Colombia University, New York and Public Health,Science Division, Fred Hutchinson, cancer Research Centre, Seatle Washington)

Dari 28 penelitian terkait Raw Food (1994-2003),21 penelitian menemukan bukti bahwa mengkonsumsi makanan mentah dapat mencegah kanker seperti kanker faring (tenggorokan), kanker laring (saluran pernapasan), kanker esofagus (kerongkongan mulut-perut), kanker paru-paru, kanker lambung, dan kanker kolorektal.dll

*Raw Food & Obesitas
1.Effect of Minimal Caloric Meal Replacement Including Wild Greens Extract on Obase Adult Female's Weight Reduction and Health.

Konsumsi Raw Food 2 kali sehari menggantikan makan besar selama 4 minggu nyata menurunkan berat badan, lingkar pinggang, linggar panggul dan masa lemak tubuh di bandingkan mereka yang makan seperti biasa(3 kali sehari). Riset ini juga Menemukan konsumsi Raw Food juga menurunkan kadar kolestrol dan trigliserida darah.

Journal of the Korean Society of Food Science and Nutrition.

2.Short-Term Weight Management Using Meal Replacements
(Meal replacements trial in Korea obese women)

Bok-Gi lee, MD Kyu-Rae lee, MD, Mi-Hyun Park1, phD
Bariatric Medicine, Charm Clinic, Seoul, Nutritional Researech Department, Erom life Ltd, Seoul

Konsumsi Raw Food 2 kali sehari menggantikan makan besar (pagi dan malam) selama 6 minggu dapat menurunkan berat badan dengan hasil yang hampir sama bahkan sedikit lebih baik di bading mereka yang mengatur mkan+olahraga saja (dengan Raw Food: -3,64 + 1,97kg. Diet+Olahraga : -3,39 +2,25kg).

Dari hasil tersebut di ketahui wanita korea yang hanya mengkonsumsi Raw Food dua kali sehari selama enam minggu akan mengalami akan mengalami penurunan berat badan, hampir sama dengan Wanita Korea yang fokus pada diet dan olah raga.

3.The Effect of Low-Calorie Diet with Raw-Food Formula on Obesity and Its Complacations in the Obese Premenopausal

Yu-Kyung Chang, 1) Yoo-Sin Park, 2) My-Hyoun Park, 3) Jung-Ho Lee, 4) So-Hyung Kim 5)

Diet rendah kalori menggunakan Raw Food selama 8 minggu efektif mengurangi BB dan mengurangi faktor resiko pencetus komorbiditas (penyakit/gangguan selain penyakit primer) pada wanita pramenopuase yang obesitas. (J. Community Nutrition, 2002)

*Raw Food, Stamina & Olahraga
The Effect of Natural Food Uptake for 6 Months on Physical and Lipdis in Blood of Athletic Player.

Park, Jong-Sung Park, Jang-Geun. Kim, Joo-Hak. Yu, Young-Kyu. Pyo, Yong-Ha. lee, Man-Gyoon Sin, Joo-Hee. Hwang, Sung-Joo. Park, Mi-Hyoun. 

Hasil Riset : Stamina/kebugaran kelompok atlit yang di berikan raw food tidak jauh berbeda dengan yang tidak mengkonsumsi Raw Food untuk olahraga yang butuh kekuatan fisik dalam durasi singkat. Perbedaan baru terlihat pada olahraga yang butu durasi panjang (lari 1200m), mereka di beri Raw Food mencatat hasil yang lebih baik, kekuatan kaki lebih baik, ambilan oksigen (VO2max) lebih baik sehingga meningkatkan durasi ketahanan fisik (physical endurance).

*Raw Food & Homosisten (pencetus penggumpalan darah/plak)

Menurunkan kadar of Homocysteine (faktor penyumbatan pembuluh darah)

38 artherosclorosis patient after consuming Raw meala as breakfast for 16 weeks


*Raw Food dan Pertumbuhan Tulang

Effect of Long- Term Adiministration of RF on Growth Increment, BMD and Blood IGF-1 Concentration Growing Rats

Joong-Hark Kim, Sung-Gil Hong, Wha-Young Kim, Ji-Sang Jung, Sung-Ju Hwang, Chulk-Yoon Mok, Mi-Hyoun Park and Ju-Yeon Lee
Riset kerja sama EROM dengan Dept. of Food and Bioengineering, Kyungwon University, Seongnam 461-701 Korea

Penambahan Raw Food pada menu makanan harian dapat memaksimalkan kepadatan tulsng (BMD= Bone Mineral Density), kandungan mineral tulang (BMC=Bone Mineral Contens) dan panjang tulang. Implikasi dari hasil riset ini di harapkan dapat memaksimal pencapaian tinggi badan pada anak/remaja dalam masa pertumbuhan dan mencegah osteoporosis (keropos tulang) saat tua.
(J. Korean Soc Food Sci Nutr, 36(4), 439-446, 2007)
BMD= Bone Mineral Density BMC= Bone Mineral Contents
IGF-1= Insulin-Like Growth Factor


*Raw Food dan Immunoregulator

Immunoregulatory Effect of RF on DSS - Induced Inflammatory Bowel Disease in Mouse Model System

Beong Ou Lim, Yong Jun Jeong, Mi Hyung Park, Jong Dai Kim, Sun Joo Hwang and Byung Pal Yu Kerja sama EROM dengan Dept. of Life Science, College of Biomedical & Health Science, Konkuk Univ., Chungju dan College of Biotechnology, Kangwan National Univ., Chuncheon, Korea

Raw Food menunjukan efektifnya sebagai immunoregulator melalui peningkatan produksi lgA, menekan lgE, diikuti dengan menghambat produksi IL-4 dan IL-10. Raw Food juga meredakan luka pada tikus yang mengalami radang usus. (J.Korean Soc, Food Sci Nutr, 36(1), 32-42, 2007)



Tidak ada komentar :

Posting Komentar